ANTAM Pastikan Tambang Aman, Tidak Ada Ledakan

techmarketbizz.com – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menegaskan bahwa kabar ledakan di area tambang, serta klaim ratusan pekerja terjebak, adalah informasi tidak benar atau hoaks. Sekretaris Perusahaan Antam, Wisnu Danandi Haryanto, menyatakan bahwa video yang beredar hanya menunjukkan prosedur penanganan kondisi teknis di tambang bawah tanah.

“Video tersebut merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis yang sudah diantisipasi dan ditangani sesuai prosedur keselamatan serta standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja,” ujar Wisnu saat dihubungi dari Jakarta, Rabu.

Wisnu menambahkan bahwa seluruh aktivitas operasional Antam tetap terkendali dan tidak berdampak pada keselamatan karyawan. “Tidak ada kejadian ledakan dan tidak ada karyawan yang terjebak di area tambang,” tegasnya.

Prosedur Keselamatan dan Pengendalian Risiko

Antam menekankan bahwa keselamatan kerja, pengendalian risiko, dan penerapan good mining practice selalu menjadi prioritas perusahaan. Setiap kondisi teknis yang menimbulkan risiko, seperti kadar gas tinggi atau gangguan mekanis di area bawah tanah, langsung ditangani oleh tim internal sesuai prosedur.

“Perseroan selalu berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga situasi aman dan kondusif,” kata Wisnu. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi dan merujuk pada sumber resmi perusahaan maupun pihak berwenang.

Langkah Antam ini sejalan dengan standar internasional keselamatan tambang, yang menekankan penanganan risiko gas berbahaya dan kontrol ventilasi sebelum pekerja memasuki area berpotensi tinggi. Hal ini penting untuk mencegah insiden yang dapat membahayakan nyawa maupun proses operasional.

Baca juga: “BNPT Usulkan Perpres Antisipasi Tingkat Ancaman Terorisme”

Klarifikasi Terhadap Berita Media Massa

Beberapa media sempat memberitakan adanya ledakan di tambang emas Antam di Bogor, Jawa Barat. Laporan tersebut menyebut bahwa petugas kesulitan mendekati lokasi akibat kadar gas tinggi. Antam menegaskan, kondisi tersebut merupakan prosedur pengamanan rutin yang diambil untuk mengantisipasi potensi risiko, bukan akibat ledakan atau kecelakaan.

“Kadar gas yang tinggi memang memerlukan tindakan pengamanan tambahan, namun hal itu tidak menandakan adanya insiden ledakan,” jelas Wisnu. Perusahaan menambahkan bahwa seluruh pekerja berada dalam kondisi aman dan lokasi tambang tetap terkendali.

Komitmen Antam terhadap Keselamatan dan Transparansi

Sejak awal, Antam menegaskan komitmennya terhadap keselamatan kerja, pengelolaan risiko, dan praktik pertambangan yang baik. Perusahaan memiliki tim tanggap darurat internal yang selalu siap menghadapi situasi kritis, mulai dari gangguan teknis hingga potensi kebakaran atau kebocoran gas.

Selain itu, Antam secara rutin mengedukasi karyawan mengenai prosedur keselamatan, termasuk evakuasi dan pengamanan area, sehingga setiap risiko dapat ditangani sebelum berkembang menjadi bahaya nyata.

“Kami ingin publik memahami bahwa setiap tindakan yang terlihat di video tersebut adalah bagian dari prosedur rutin, bukan akibat ledakan atau kecelakaan,” ujar Wisnu. Ia menekankan pentingnya klarifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat maupun di lingkungan kerja.

Pandangan dan Harapan Kedepan

Kasus ini menegaskan pentingnya publik memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Dalam era media sosial, konten video atau berita dapat dengan cepat menimbulkan salah tafsir. Antam mendorong masyarakat agar selalu merujuk ke pernyataan resmi perusahaan dan pihak berwenang terkait setiap isu tambang.

“Keselamatan kerja tetap menjadi fokus utama kami, dan kami akan terus menjaga transparansi serta koordinasi dengan semua pihak terkait,” tutup Wisnu.

Dengan langkah proaktif tersebut, Antam memastikan operasional tambang tetap aman, stabil, dan sesuai standar internasional. Perusahaan juga berupaya membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi yang akurat dan transparan.

Baca juga: “Grafik Harga Emas Antam Batangan (14 Januari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *