Pelindo Salurkan Bantuan untuk 150 Anak Yatim Makassar

techmarketbizz.com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan santunan kepada 150 anak yatim piatu dan memberikan bantuan renovasi panti asuhan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program “Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Menyongsong Harapan Baru 2026”, sekaligus memperkuat pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

“Anak yatim piatu itu berasal dari empat panti asuhan yang ada di Makassar,” kata Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono saat kunjungan ke lokasi, Sabtu.

Pelindo menyalurkan bantuan renovasi untuk Panti Asuhan Kasih Sayang dan Panti Asuhan Al Mujaadilah. Sementara itu, santunan anak yatim piatu diberikan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Jannatul Mawa, Al Kautsar, Riskullah, dan Mulia Insani.

Baca juga: “Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang bersama Kapolda”

Kepedulian Pelindo untuk Anak dan Lingkungan Sosial

Menurut Arif Suhartono, program TJSL ini tidak sekadar menjadi agenda berbagi, tetapi juga menjadi sarana refleksi tentang makna keberlanjutan, empati, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

“Menutup tahun dengan berbagi adalah bentuk rasa syukur kami atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Pelindo sepanjang 2025,” ujarnya.

Arif menekankan bahwa anak-anak merupakan harapan masa depan bangsa. Melalui santunan dan bantuan renovasi, Pelindo ingin memberikan kehangatan, semangat, dan peluang bagi mereka untuk terus bermimpi serta meraih masa depan lebih baik.

Program TJSL Berkelanjutan dan Berdampak Nyata

Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis menyampaikan bahwa Pelindo Regional 4 konsisten menjalankan berbagai program sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya di wilayah timur Indonesia.

“Sepanjang 2025, kami telah melaksanakan berbagai kegiatan TJSL, mulai dari bantuan sosial hingga renovasi fasilitas panti asuhan. Program ini dirancang agar memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Abdul Azis.

Bantuan renovasi mencakup perbaikan fasilitas, peningkatan sarana belajar, dan pengembangan ruang kegiatan untuk anak-anak. Sedangkan santunan bagi 150 anak yatim piatu ditujukan untuk kebutuhan harian, pendidikan, dan kegiatan penunjang lainnya.

Pelindo dan Transformasi Perusahaan yang Peduli Sosial

Arif menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian tak terpisahkan dari transformasi Pelindo sebagai BUMN yang mengelola sektor kepelabuhanan strategis. Program TJSL Pelindo bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem sosial yang berkelanjutan.

“Kami ingin kehadiran Pelindo tidak hanya memberi layanan pelabuhan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” kata Arif.

Dengan program ini, Pelindo berharap dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial, membangun budaya berbagi, serta meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pandangan ke Depan

Pelindo berkomitmen melanjutkan program TJSL secara konsisten di tahun-tahun mendatang. Fokusnya tetap pada pendidikan, kesejahteraan anak, dan penguatan fasilitas sosial sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menunjukkan bagaimana BUMN dapat berperan aktif dalam mendukung masa depan generasi muda dan memperkuat tanggung jawab sosial perusahaan,” tutup Arif Suhartono.

Baca juga: “Kapal Pesiar Ovation of The Seas Bersandar di Pelabuhan Benoa, Pelindo Makin Pede Menjadi Hub Asia Pasifik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *