techmarketbizz – Ratu Thailand, Suthida Bajrasudhabimalalakshana, menarik perhatian publik saat turun di cabang olahraga layar SEA Games 2025. Ajang ini digelar di Thailand hingga 20 Desember 2025, sekaligus memperkenalkan perahu layar sebagai cabor baru. Kehadiran Ratu Suthida di lapangan membuat sorotan tertuju pada kombinasi peran kerajaan dan partisipasi olahraga.
Perempuan berusia 47 tahun ini adalah istri sah Raja Maha Vajiralongkorn, menikah pada 2019 sebagai permaisuri keempat. Turut hadir dalam pertandingan, Ratu Suthida memperlihatkan kemampuan atletiknya di atas perahu layar, menunjukkan dedikasi yang tidak hanya terbatas pada tugas kerajaan. Kehadirannya sekaligus menjadi simbol dukungan Thailand terhadap olahraga nasional.
Baca Juga: “Tiga Bajing Loncat Curi Besi Truk Ditangkap di Tanjung Priok“
Sumber resmi SEA Games menyebutkan, perahu layar kini menjadi salah satu fokus pengembangan olahraga air di Thailand. Dengan pengalaman ini, Ratu Suthida diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama perempuan, untuk lebih aktif di dunia olahraga.
Profil Ratu Suthida: Dari Pramugari Jadi Permaisuri Thailand
Suthida Bajrasudhabimalalakshana lahir di Hat Yai, Songkhla, Thailand, pada 3 Juni 1978 dengan nama asli Suthida Tidjai. Ia menempuh pendidikan sarjana ilmu komunikasi di Assumption University sebelum meniti karier sebagai pramugari. Ia bekerja di Japan Airlines (2000–2003) dan Thai Airways (2003–2008), sebelum memasuki lingkaran kerajaan.
Sosoknya baru dikenal publik secara luas setelah menikah dengan Raja Maha Vajiralongkorn. Ratu Suthida dikenal memiliki gaya kepemimpinan tenang dan aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan kini olahraga. Kehadiran di SEA Games menambah dimensi baru, yakni sebagai atlet sekaligus perwakilan kerajaan di arena internasional.
Pengamat kerajaan menyatakan, keikutsertaan Ratu Suthida bukan sekadar simbolis, tetapi mendorong citra Thailand sebagai tuan rumah yang mendukung olahraga dan partisipasi perempuan di level tinggi. Dengan langkah ini, kombinasi peran sosial dan olahraga diyakini akan memperkuat citra modern monarki Thailand di mata dunia.
Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana Ikut Cabang Layar SEA Games 2025
Ratu Thailand, Suthida Bajrasudhabimalalakshana, mencuri perhatian publik dengan turun di cabang olahraga layar SEA Games 2025. Ajang ini digelar di Thailand hingga 20 Desember 2025, menghadirkan cabor perahu layar yang sebelumnya belum pernah ada di SEA Games. Kehadirannya membuat sorotan tertuju pada kombinasi peran kerajaan dan partisipasi olahraga tingkat internasional.
Permaisuri berusia 47 tahun ini merupakan istri sah Raja Maha Vajiralongkorn, menikah pada 1 Mei 2019. Keterlibatannya di SEA Games menarik karena cabor layar kabarnya dimasukkan khusus demi sang ratu. Sumber resmi menyatakan, Ratu Suthida menunjukkan kemampuan atletiknya di atas perahu layar, menjadi simbol dukungan Thailand terhadap olahraga dan partisipasi perempuan di kancah internasional.
Menurut laporan panitia SEA Games 2025, kehadiran Ratu Suthida di arena olahraga air diharapkan mendorong generasi muda Thailand, khususnya perempuan, agar lebih aktif berolahraga. Partisipasi ini sekaligus menegaskan citra Thailand sebagai tuan rumah yang modern dan mendukung atletik di semua tingkat.
Profil Ratu Suthida: Dari Pasukan Khusus Menuju Permaisuri dan Atlet
Suthida Bajrasudhabimalalakshana lahir di Hat Yai, Songkhla, Thailand, pada 3 Juni 1978 dengan nama asli Suthida Tidjai. Ia menempuh pendidikan sarjana ilmu komunikasi di Assumption University sebelum meniti karier sebagai pramugari Japan Airlines (2000–2003) dan Thai Airways (2003–2008).
Sebelum menjadi permaisuri, Suthida menjadi anggota pasukan khusus Kerajaan Thailand antara 2014–2017. Sang putra mahkota, Raja Vajiralongkorn, dikenal kerap menempatkan calon selir di pasukan khusus. Setelah dinikahi secara resmi, Suthida diangkat menjadi permaisuri dan kini aktif di kegiatan sosial, budaya, dan olahraga.
Pengamat kerajaan menyebut partisipasi Ratu Suthida di SEA Games bukan sekadar simbolis. Keikutsertaannya menegaskan peran perempuan dalam olahraga, sekaligus memperkuat citra modern monarki Thailand. Publik kini menanti prestasi Ratu Suthida, serta potensi medali yang bisa dibawa pulang dalam cabor layar SEA Games 2025.
Baca Juga: “Kepala OIN Basuki Laporkan Kesiapan IKN ke Kemensetneg“




Leave a Reply