techmarketbizz.com – Dokter Spesialis Gizi Klinik di Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Davie, menyatakan bahwa food genomics dapat mendukung perbaikan tren kesehatan masyarakat.
“Food genomics menjadi alat penting untuk menentukan pola makan lebih personal, sehingga bisa memperbaiki tren kesehatan dalam sepuluh tahun ke depan,” ujar dr. Davie, dikutip dari siaran pers, Jumat.
Baca juga: “Tiket Pesawat Jember-Jakarta Turun, Pemkab Jember Beri Pengumuman”
Apa Itu Food Genomics?
Food genomics adalah terapi nutrisi berbasis genetika, yang menyesuaikan asupan makanan dengan kode genetik individu. Perbedaan genetik memengaruhi metabolisme dan potensi intoleransi makanan pada setiap orang.
“Tidak ada satu pola makan yang cocok untuk semua orang. Respons tubuh terhadap nutrisi berbeda tergantung kode genetik,” tambah dr. Davie. Pendekatan ini bersifat sangat personal, sehingga diet efektif untuk satu orang belum tentu sama hasilnya pada orang lain.
Tes food genomics dilakukan menggunakan sampel darah atau air liur, dengan waktu analisis sekitar 1–2 minggu. Hasil tes kemudian diinterpretasikan dokter gizi untuk memberikan rekomendasi nutrisi personal, termasuk:
- Pengaturan makronutrien (karbohidrat, protein, lemak)
- Asupan vitamin, misalnya vitamin D
- Lemak esensial seperti omega-3
- Rekomendasi olahraga dan aktivitas fisik
Manfaat Food Genomics dalam Hidup Sehat
Selain menyesuaikan nutrisi, food genomics juga membantu mengidentifikasi potensi alergi dan intoleransi makanan. Hal ini membantu individu menghindari risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak sesuai tubuhnya.
Menurut dr. Davie, hasil nutrigenomik bersifat stabil secara genetika, tetapi penerapannya tetap dipengaruhi faktor epigenetik dan lingkungan, seperti pola hidup, stres, dan aktivitas fisik.
“Diet yang berhasil pada satu orang belum tentu efektif pada orang lain, karena faktor lingkungan tetap memengaruhi tubuh,” tegasnya.
Food Genomics Bukan Pengganti Pola Hidup Sehat
dr. Davie menegaskan, food genomics bukan pengganti prinsip dasar hidup sehat. Masyarakat tetap harus memulai langkah sederhana:
- Menjalankan pola makan teratur
- Tidak melewatkan waktu makan
- Memastikan komposisi makanan lengkap dan seimbang
Pendekatan ini memastikan tubuh tetap mendapat nutrisi dasar, sekaligus memaksimalkan manfaat hasil tes genomik.
Perspektif Ahli Gizi dan Tren Masa Depan
Spesialis gizi menilai food genomics dapat menjadi strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan pola makan personal, risiko obesitas, penyakit kronis, dan alergi bisa ditekan.
“Di Indonesia, tren kesehatan masyarakat saat ini masih perlu perbaikan. Food genomics bisa menjadi alat bantu dalam perencanaan nutrisi lebih tepat sasaran,” jelas dr. Davie.
Selain itu, panel nutrigenomik juga berpotensi membantu perencanaan program diet berbasis data populasi, sehingga kebijakan kesehatan publik bisa lebih efektif.
Food genomics merupakan inovasi nutrisi berbasis genetika yang menyesuaikan diet dengan kode genetik individu. Metode ini bersifat personal dan mendukung pencegahan penyakit serta perbaikan kesehatan masyarakat.
Masyarakat tetap dianjurkan menjalankan prinsip dasar hidup sehat, sementara food genomics berperan sebagai alat pendukung untuk hasil maksimal. Kombinasi pendekatan genetika, nutrisi, dan gaya hidup sehat diharapkan dapat memperbaiki tren kesehatan masyarakat Indonesia dalam dekade mendatang.
Dengan pemahaman yang lebih luas mengenai respon genetik terhadap makanan, food genomics membuka peluang baru bagi pengembangan pola makan yang lebih tepat sasaran dan berdampak positif bagi kesehatan jangka panjang.
Baca juga: “Kader PKK Kemayoran Dilatih Bikin Makanan Sehat”




Leave a Reply