techmarketbizz.com – Megawati Hangestri, pebala voli putri Indonesia, menegaskan bahwa Jakarta Pertamina Enduro (JPE) memiliki makna khusus dalam perjalanan kariernya. Mega—julukan Megawati—memulai debut profesionalnya di Proliga 2015 bersama tim yang saat itu bernama Jakarta Pertamina Energi Putri.
“Tim ini memiliki arti yang sangat spesial bagi saya. Di sinilah saya pertama kali memulai perjalanan di Proliga 2015,” kata Mega dalam konferensi pers di Jakarta, Senin. Ia menambahkan bahwa kesempatan untuk kembali memperkuat JPE adalah keputusan tepat karena klub ini merupakan bagian penting dari kariernya.
Kepulangan Mega ke JPE juga sejalan dengan ambisinya untuk meraih prestasi tertinggi di Proliga. Sebelumnya, Mega membawa Jakarta BIN menjuarai Proliga 2024, dan kini ia menargetkan untuk mengulangi kesuksesan tersebut bersama JPE yang berstatus juara bertahan.
Baca juga: “Osaka Naomi: Menjadi Ibu dan Petenis Bukan Hal Mudah”
Komposisi Pemain Baru JPE untuk Musim Proliga 2026
Selain mengamankan tanda tangan Mega, JPE juga memperkuat skuad dengan kedatangan Wilma Salas, pemain asing asal Kuba, untuk mengisi satu slot pemain asing. Slot asing lainnya tetap diisi oleh Iana Shcherban yang telah menjadi bagian tim sejak musim lalu.
Setter Tisya Amallya Putri kembali dipercayakan sebagai kapten tim, peran yang sebelumnya juga dipegangnya pada musim lalu. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan pemain baru, JPE menargetkan permainan lebih solid dan peningkatan performa dibandingkan musim sebelumnya.
Mega menyatakan bahwa motivasi utamanya adalah mempertahankan prestasi tim. “Ketika ada kesempatan untuk kembali, saya merasa ini adalah keputusan yang tepat. Saya ingin membantu JPE mempertahankan gelar juara Proliga,” ujarnya.
Strategi dan Harapan JPE di Proliga Musim Ini
Pelatih JPE menyatakan bahwa integrasi pemain baru dan yang kembali merupakan kunci untuk mempertahankan performa juara. Kehadiran Mega diyakini akan memperkuat sisi ofensif tim, sementara kombinasi pemain asing dan lokal menambah kedalaman skuad.
Target JPE musim ini tidak hanya mempertahankan gelar juara, tetapi juga meningkatkan kualitas permainan secara keseluruhan. Fokus utama tim adalah menjaga konsistensi, meningkatkan kerja sama, dan mengoptimalkan strategi yang sudah terbukti efektif di musim sebelumnya.
Mega sendiri menekankan pentingnya komitmen dan dedikasi pemain. “Kami ingin menunjukkan permainan yang jauh lebih berkembang dari musim sebelumnya. Setiap pemain harus siap memberikan kontribusi maksimal,” kata Mega.
Dampak Kembalinya Mega bagi Tim dan Proliga
Kembalinya Mega Hangestri ke JPE memberi nilai lebih bagi tim, baik dari segi pengalaman maupun kepemimpinan di lapangan. Ia diharapkan menjadi penghubung antara pemain senior dan pemain muda, serta menjadi inspirasi bagi generasi pemain baru.
Dengan persiapan matang dan skuad yang diperkuat, JPE diyakini mampu bersaing ketat dengan tim-tim lain di Proliga 2026. Kehadiran Mega menjadi simbol konsistensi klub dalam membina pemain berbakat dan menegaskan komitmen JPE terhadap prestasi jangka panjang.
Baca juga: “Megawati Sudah Membantah Keras Kembali ke Liga Voli Korea, Media Korea Beri Reaksi”




Leave a Reply